Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Iran melakukan kontak intensif dengan Rusia dan China di tengah upaya baru dimulainya perundingan Wina. Babak baru perundingan Wina membahas pencabutan sanksi terhadap Iran yang dimulai Senin lalu (29/11/2021) dan berlanjut hingga Jumat.
Iran memasuki putaran ketujuh pembicaraan Wina dengan niat baik dan bertujuan mencabut sanksi sepihak, sekaligus menunjukkan kesiapannya untuk mencapai kesepakatan yang baik.
Dalam putaran pembicaraan ini, Iran mempresentasikan dua dokumen dalam dua masalah mengenai pencabutan sanksi AS dan komitmen nuklir pihak lain di JCPOA. Anggota JCPOA dari Eropa dan Amerika Serikat yang menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional ini pada 2018, terus memperumit perundingan Wina dengan mengabaikan hak-hak Iran dan mencoba mengikat JCPOA dengan masalah lain.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Rusia, Kommersant, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian menyatakan bahwa situasi saat ini yang menimpa program nuklir Iran diciptakan karena Amerika Serikat belum menyerah dalam upaya untuk menghancurkan JCPOA.
342/